Keuangan di dalam kehidupan sehari-hari dan juga dinamika komunitas merupakan sebuah hal yang penting. Untuk itu, Komunitas maupun perseorangan perlu cerdas dalam mengelola keuangan
Sebagai wadah komunitas pegiata perubahan di Bogor, Bogor Ngariung mengadakan pelatihan Cerdas Merencanakan Keuangan Komunitas dengan menghadirkan Erlina Juwita, MM, CFP, QWP (Financial Planner), dari komunitas Cerdas Keuangan pada tanggal 01 Februari 2020 di CPROCOM.
“Definisi financial planning atau perencanaan keuangan adalah cara seseorang untuk membuat rencana atas tujuan-tujuan keuangan yang akan dicapai. Misalnya dengan cara investasi,” kata Erlina Juwita, saat diwawancarai.
Menurut Juwita, perencanaan keuangan itu sendiri memiliki tahapan-tahapan. Ibarat membangun sebuah rumah harus ada pondasi dan pilarnya. Setelah itu, mencapai tujuan keuangannya.
Bagaimana cara mencapai tujuan keuangannya itu sendiri?
“Pertama, mengatur arus kas. Kedua, kuatkan laporan keuangan. Kemudian, kita bisa membangun pilar-pilarnya. Cari tahu bagaimana investasinya, pembayaran pajak dan proteksinya sehingga bisa tercapai tujuan keuangannya. Itulah, perecanaan keuangan sebenarnya,” tambahnya.
Lantas, bagaimana cara cerdas mengatur keuangan dalam sebuah komunitas agar bisa berjalan lancar? Berikut tips yang bisa dibagikan:
- Membuat Anggaran Kegiatan
Biasanya, komunitas rutin melakukan kegiatan untuk menjalakankan program-programnya. Maka sebelum melaksanakan acara buatlah anggaran. Berapa kira-kira dana yang dibutuhkan untuk menopang terselenggaranya kegiatan? Dan, cek juga kondisi keuangan komunitas saat ini.
- Mengatur Arus Kas
Jangan lupa untuk selalu mencatat pendapatan dan pengeluaran komunitas. Tujuannya, untuk mengetahui dana tersebut digunakan untuk apa saja.
- Prioritas Keuangan
Tentukan prioritas. Misalnya membeli keperluan komunitas mulai dari yang paling banyak, penting, dan mendesak hingga paling sedikit. Jangan sampai membuang-buang dana hanya untuk memenuhi kegiatan yang ecek-ecek.
- Review
Apakah dana atau uang tersebut mampu untuk memenuhi kegiatan yang akan dijalankan. Jika tidak. Kalian bisa melakukan open donasi, fundraising, dan pelatihan tambahan untuk menjalankan visi dan misi yang ingin dicapai dalam komunitas agar tidak memberatkan anggota yang harus mengeluarkan dana dari uang pribadi.
Itulah, beberapa tips yang mesti diterapkan dalam komunitas untuk mengatur keuangan. Dwisanti Rahmayanti dari komunitas Satu Atap berpendapat bahwa pelatihan ini sangat menarik karena sebagai komunitas yang mau beradaptasi terhadap manajemen keuangan untuk lebih rapih dan terarah, bagaimana agar keuangan mereka bisa menjadi tidak defisit bahkan surplus. Pendapat yang sama dikemukakan oleh Nurul Fadila dari komunitas Komet bahwasanya pelatihan ini sangat bagus, mengedukasi, dan terencana untuk keuangan komunitas itu sendiri.
Ditulis oleh: Wiwi
Diedit oleh: Robby Firliandoko